Masih soal kontrak di dunia perminyakan, gue mencoba mengulang apa yang diterangkan dikelas dengan membaca catatan gue dan menulis ulang di blog ini hehehe:)
Farmout adalah istilah yang digunakan apabila sebuah oil company ingin menjual sebagian participation of interest atau hak nya untuk melakukan kegiatan eksplorasi di sebuah Wilayah Kerja Perminyakan (WKP) kepada oil company lain untuk mengambil resiko pemboran sumur eksplorasi sekaligus berbagi keuntungan bila berhasil J
Kenapa dijual? Banyak alasannya, antara lain oil company A merasa secara financial dia merasa tidak lagi terlalu optimis untuk melanjutkan kegiatan eksplorasi di WKP X tapi masih tetep ngarep dapat hasil, atau oil company A merasa ini adalah salah satu langkah yang bisa dia ambil untuk mengurangi resiko eksplorasi karena setelah dilakukan evaluasi lebih lanjut mereka merasa Probability of Success (PS) di WKP X berubah dan tidak sebesar sebelumnya. Pertanyaannya, kenapa gak gini aja, oil company A bilang ke pemerintah kalau sudah tidak sanggup dan ingin mengakhiri kontrak!! Bisa gak ya? bisa aja sih, tp let’s think about it…pada saat menandatangani kontrak eksplorasi, oil company A sudah memberikan byk efforts antara lain dengan membayar yang disebut signature bonus kepada pemerintah dan yang paling penting mereka sudah terikat dengan komitmen eksplorasi dengan pemerintah dimana pemerintah berhak memberikan pinalti jika mereka tidak bisa memenuhi komitmen tersebut. Investasi di bisnis oil & gas bukan jumlah yang sedikit (jutaan…dollar pula boookkk!!!) pastinya mereka berfikir, apa gak ada jalan which is smarter than go to the state and tell them “okay, I’m not going to continue my exploration, how much the fine? I’ll pay for it and let me out of this contract” hehe gak sebodoh itu kayaknya
Itu kalau dilihat dari point of view oil company A, now let’s see from point of view an oil company which is doing a farmin alias membeli sebagian participation of interest dari oil company A atas WKP X. Oil company yang melakukan farm in tentunya merasa bahwa WKP tersebut memiliki potensi/ PS yang tinggi dan mereka merasa memiliki kemampuan financial untuk melakukan kegiatan eksplorasi dan yang paling penting they’re willing to take a high risk
.
Oil company A akan memberikan 50% participation interest nya atas WKP X kepada oil company B namun oil company B bersedia menanggung resiko pemboran sumur eksplorasi di WKP X, anggap saja itu sebagai fee yg harus dibayar oil company B jika memang berminat melakukan farm in WKP X. Hmm…knp bisa gitu yah, koq oil company B mau2nya sih?? Inget cerita tentang bagaimana seorang geologist melakukan interpretasi data ketika mereka memutuskan untuk menyatakan bahwa WKP tersebut memiliki potensi kandungan minyak & gas (hydrocarbon)? Setiap geologist akan memiliki interpretasi yang berbeda terhadap sebuah data yang sama which is each geologist has different possibility of success J jadi klop kan? Kok bisa klop? Maksudnya gimana? Kita ambil contoh hitung2an sederhana begini:
- Oil Company A
- Stay alone at WKP X.
Probability of loss (1-PS) = -E
Probability of Success (PS) = (NPVd – E)
- Do 50% farmout to oil company B
Probability of loss (1-PS) = 0
Probability of Success (PS) = 50% (NPVd – E)
2. Oil Company B
Do 50% farmin
Probability of loss (1-PS) = -E
Probability of Success (PS) = 50% (NPVd – E)
Coba kita plot Expected Monetary Value development (EMVd) yang akan diperoleh oil company A untuk kedua kemungkinan sukses yang dimilikinya atas WKP X dimana NPVd adalah Net Present Value development yang mereka dapatkan dari proyek tersebut.
Stay alone : EMV = PS (NPVd – E)
Do 50% farmout: EMV = PS 50% (NPVd – E)
kalo dilihat dari contoh diatas, kapan kira-kira farmout menjadi menarik? menjadi menarik bila menurut oil company yang melakukan farmout, possibility of success di area tersebut less than 25% dan farmin menjadi menarik for another oil company bila possibility of success yang mereka perkirakan di area tersebut more than 25%. Kenapa possibility of success berbeda? ya karena mereka masing-masing oil company punya geologist yang akan memberikan interpretasi yang berbeda meskipun data yang dipelototin sama :-p

hoe, ban…kasih penjelasan dung itu singkatan2…gak dhong neh….
*tambahpusing*